Cuma rasa-rasanya, aku akhir-akhir ini terasa seperti orang yang sama, tapi hanya pada wajah, pada jasad yang terus berjalan meneruskan putaran kehidupan. Sedangkan kalau hendak dinilai pada hati, diukur pada jiwa... semuanya sudah berubah hanya disebabkan benda-benda kecil, benda-benda remeh yang selama ini hanya melintas pada batas-batas ruang waktu yang senggang.
Entah, cuma saat ini, detik ini dan ketika ini... terasa sangat nak memegang erat-erat, bukan pada tangan tapi pada sesuatu yang mampu untuk dipegang kejap-kejap berdasarkan keyakinan dan kepercayaan. Dan pilihan, kenapa saat kita membuat pilihan, kita terasa yakin yang kita tidak tersilap? Tapi bila hakikat terbentang, yang dipilih ternyata hanya kaca-kaca jernih yang tidak ada nilainya. Berpaling ke belakang, mengapa juga mata hanya memandang sehala, tidak pada apa yang patut dilihat? Pada yang patut diberikan perhatian? Ah, hati... kenapa begitu sukar untuk ditafsir?
~ Asalnya tak ada, jadi ada. bila dah ada, seakan cuba pula jadi tak ada semula... hidup ni permainan ke?~
ReplyDeletehidup ni bukan permainan... hanya manusia yang kadangkala tak begitu bijak membaca hati orang...
ReplyDeleteAdalah lumrah sebagai manusia, terkadang tidak tetap pada fikiran dan hatinya. Andai ruang waktu membuat diri jadi jauh dan melarikan pandangan pada realiti, maka berikanlah ruang yang sama juga supaya satu masa nanti ia kembali menjenguk kembali di dalam diri, kerana, kadang-kadang peluang datang bukan sekali.
ReplyDeleteMoga-moga, kita diberikan petunjuk oleh NYA.
sangat menarik, terima kasih
ReplyDelete